JAKARTATOPVIRAL-
Suaranetizennews – Dalam rangka memperkuat penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi digital Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai mengoperasikan 40 unit ETLE Handheld Presisi di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Pengoperasian perangkat ini menjadi bagian dari upaya modernisasi sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) guna meningkatkan efektivitas penindakan pelanggaran lalu lintas di wilayah perkotaan dengan mobilitas tinggi.
Sebanyak 40 unit ETLE Handheld Presisi tersebut secara resmi telah diserahkan oleh Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H. beserta tim yang meliputi Kasubdit Dakgar, Kombes Pol Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H., Kasi Binwas AKBP M. Adiel Aristo, S.I.K., M.H. dan Kasi Pulahjianta AKBP Irwan Andeta S.I.K., M.H. kemudian diterima langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, S.I.K., M.M., untuk selanjutnya digunakan oleh para Kasat Lantas jajaran Polda Metro Jaya dalam mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum di lapangan
Pengoperasian 40 unit ETLE Mobile Handheld Presisi di wilayah hukum Polda Metro Jaya, juga menjadi bagian dari modernisasi sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum di wilayah perkotaan dengan tingkat mobilitas yang tinggi.
Puluhan perangkat tersebut diserahkan langsung oleh Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho kepada Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin. Selanjutnya, ETLE Mobile Handheld Presisi digunakan oleh jajaran satuan lalu lintas di lapangan.
Baca Juga
4 hari lalu
Brimob Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur Kembali Gagalkan Rencana Aksi Tawuran Suara Netizen
ETLE Handheld Presisi merupakan perangkat portabel berbasis kamera digital yang mampu merekam pelanggaran lalu lintas secara langsung dan real-time. Data pelanggaran yang terekam akan terhubung dengan Sistem ETLE Nasional, sehingga proses penindakan berjalan cepat, akurat, dan transparan.
Penggunaan perangkat ini ditujukan untuk menjangkau lokasi-lokasi yang belum terpasang kamera ETLE statis. Dengan demikian, berbagai jenis pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan tetap dapat ditindak secara digital.
Selain meningkatkan efektivitas penegakan hukum, penerapan ETLE Mobile Handheld Presisi juga diharapkan menekan potensi praktik transaksional di lapangan. Seluruh pelanggaran diproses secara sistem, tanpa interaksi langsung antara petugas dan pelanggar.
Korlantas Polri menegaskan, ETLE Handheld Presisi tidak semata difungsikan sebagai alat penindakan, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih disiplin dan tertib berlalu lintas.
Melalui pengoperasian 40 ETLE Mobile Handheld Presisi ini, Korlantas Polri berharap terwujud sistem penegakan hukum lalu lintas yang modern, berkeadilan, serta mampu meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di Jakarta.
[16/1 19.50] Arif Yunianto, S.Sos: Polda Metro Jaya akan menambah 40 unit kamera ETLE Mobile di Jakarta untuk memperluas jangkauan pengawasan lalu lintas. Penambahan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah pelanggaran yang terekam dan meningkatkan efek jera bagi pelanggar.
Rata-rata tercatat 10 juta pelanggaran lalu lintas per bulan di Jakarta melalui ETLE. Tingginya angka pelanggaran lalu lintas berkorelasi dengan tingginya angka kecelakaan di Jakarta.
Penegakan hukum melalui ETLE dan edukasi kepada masyarakat diharapkan dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Berbagai jenis pelanggaran lalu lintas, termasuk ganjil genap, diawasi melalui sistem ETLE.