Spesial Hari Jadi Kota Bogor Ke 543,Kantor Imigrasi Bogor Gelar Layanan Penerbitan Paspor Simpati Untuk Masyarakat

0

Direktur Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Jaya Saputra : Terus Berinovasi dan Menekankan Program Paspor Simpatik Bukan Sekadar Seremonial, Tetapi Strategi Layanan Jemput Bola

BOGOR- TOP VIRAL- Ditrektorat Imigrasi terus melakukan upaya pelayanan teribaik kepada masyaakat. Salah satu yang dilakukan adalah memberikan layanan penerbitan paspor simpati di luar jam kerja di Kota Bogor yang bertepatan memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543.

Kegiatan penerbitan paspor ini, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor membuka layanan paspor simpati. Program ini bukan hanya simbolis, tetapi juga strategis untuk mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat.

Kantor Imigrasi dan Pemkot Kota Bogor menggelar layanan spesial “543 PASPOR” bertepatan HJB ke-543 di Balai Kota Bogor. ” Layanan ini memberikan kemudahan bagi masyarakat Bogor untuk mengurus paspor dengan berbagai jenis layanan, termasuk permohonan paspor baru dan penggantian paspor,”ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor, Ritus Ramadhana kepada wartawan, Sabtu (14/5/2025).

Layanan 543 PASPOR ini dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu, tanggal 14-15 Juni 2025, di Balai Kota Bogor. Dalam kesempatan hari ini (14/06), hadir Walikota Bogor, Dedie Rachim, Direktur Izin Tinggal, Jaya Saputra, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat, Filianto Akbar dan Instansti Pemerintahan di Kota Bogor serta Direksi Bank BRI dan Bank BSI.

Lanjut Ritus Ramadhana, menjelaskan bahwa jumlah pelayanan paspor hari itu disesuaikan secara simbolik dengan usia Kota Bogor.

“Rata-rata pemohon harian kita sekitar 350 orang. Tapi spesial di momen HJB ke-543, kita melakukan pelayanan simpatik dengan target 543.000 paspor, sebagai bentuk perayaan dan penghormatan terhadap hari jadi kota ini,” tukas Ritus

Ritus menambahkan, Pelayanan ini digelar secara khusus di hari libur, melibatkan banyak personel. Sebanyak 50 orang petugas imigrasi dikerahkan demi memastikan kelancaran proses, dengan 10 booth foto paspor yang disiapkan untuk melayani masyarakat.

“Kami menyiapkan 10 booth foto paspor untuk melakukan pelayanan keimigrasian. Semuanya ada 50 orang yang kami libatkan dalam kegiatan ini,” terang Ritus.

Sementara itu, Direktur Izin Tinggal dan Status Keimigrasian, Jaya Saputra, menekankan program paspor simpatik bukan sekadar seremonial, tetapi bagian dari strategi layanan jemput bola bernama eazy pasport

“Kami akan terus berinovasi. Kalau ada universitas atau instansi dengan minimal 50 orang yang ingin dibuatkan paspor secara kolektif, kita siap datang langsung,” pungkas Jaya. (red/endang)

Leave A Reply

Your email address will not be published.