Sal Priadi Ciptakan OST “Monster Pabrik Rambut”, Angkat Isu Lembur dan Overwork
Jakarta,Topviral.id — Musisi Sal Priadi kembali menghadirkan karya terbaru melalui lagu berjudul “Kepala, Pundak, Kerja Lagi” yang menjadi original soundtrack (OST) film Monster Pabrik Rambut. Lagu tersebut dirilis bertepatan dengan momentum Hari Buruh dan kini ramai diperbincangkan di media sosial karena dinilai dekat dengan realitas pekerja yang mengalami kelelahan akibat lembur.
Lagu “Kepala, Pundak, Kerja Lagi” menampilkan nuansa berbeda dibanding karya-karya romantis Sal sebelumnya seperti “Gala bunga matahari” dan “Ada titik-titik di ujung doa”. Dalam lagu terbaru ini, Sal mengangkat tema overwork dan tekanan kerja melalui lirik yang sederhana namun menggambarkan keresahan pekerja sehari-hari.
Menurut Sal Priadi, ide lagu tersebut muncul setelah dirinya menangkap tema besar yang diangkat dalam film Monster Pabrik Rambut, yakni persoalan lembur dan tekanan kerja yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Tema di film Monster Pabrik Rambut membahas soal overwork dan lembur, sesuatu yang sangat dekat sekali. Sehingga dengan mudah aku bisa menangkap gagasan filmnya lalu aku sampaikan dengan caraku di lagunya,” ujar Sal Priadi dalam keterangan tertulis, Senin (12/5/2026).
Dalam proses produksinya, Sal berkolaborasi dengan produser musik elektronik Attila Syah untuk menghadirkan suasana musik yang berbeda dari karya-karya sebelumnya. Ia juga mengaku pertama kali menulis lagu langsung di lokasi syuting film.
Sal mengatakan pengalaman tersebut menjadi hal baru dalam perjalanan bermusiknya. Ia berharap lagu tersebut dapat menjadi representasi solidaritas pekerja yang menghadapi dinamika pekerjaan dan tekanan lembur.
Film Monster Pabrik Rambut dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026. Film produksi Palari Films ini disutradarai oleh Edwin dan dibintangi sejumlah aktor seperti Rachel Amanda, Lutesha, Iqbaal Ramadhan, Didik Nini Thowok, Sal Priadi, dan Kev.
Film ini mengisahkan Putri yang kehilangan ibunya setelah bekerja tanpa istirahat selama beberapa hari di sebuah pabrik. Bersama sang adik, ia mencoba mengungkap misteri kematian ibunya yang diduga berkaitan dengan sosok gaib di tempat kerja tersebut.
Sementara itu, Palari Films dikenal sebagai rumah produksi yang telah menghasilkan sejumlah film Indonesia, di antaranya Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Kabut Berduri, Ali & Ratu-Ratu Queens, dan Posesif.