Penunjukan Doni Oskaria Sebagai Plt BUMN Bukti Kepercayaan Presiden Prabowo, Pengamat : Publik Menaruh Harapan dalam Restrukturisasi Perusahaan Plat Merah

0

JAKARTA- TOP VIRAL- Setelah Presiden Prabowo melakukan Reshuffle beberapa pekan lalu. Ada salah satu kursi jabatan yang kosong ditinggal oleh Erick Thohir yang sebelumnya menjabat Menteri BUMN, kini Ketua Umum PSSI, resmi memimpin Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora}

Selang beberapa hari kemudian kekosongan kursi orang nomor satu di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) muncul satu nama yang terbilang mengejutkan.

Alhasil, teka- teki siapa yang terbidik menduduki kursi perusahaan (BUMN red), adalah Dony Oskaria.

Meski Presiden Prabowo Subianto menunjuk Doni Oskaria sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri BUMN, tapi paling tidak dengan penunjukan Presiden tersebut mencuri perhatian dan perbincangan publik.

Keputusan itu diumumkan Rabu (17/9/2025). Meski baru dikenal luas masyarakat umum, Dony bukan sosok asing di dunia bisnis dan BUMN. Ia merupakan Wakil Menteri BUMN, Chief Operating Officer (COO) Danantara, sekaligus salah satu co-founder RANS Entertainment, perusahaan yang didirikan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

Diketahui dalam struktur kepemilikan, Dony tercatat memegang 2.763 lembar saham, jauh di bawah Raffi Ahmad dengan 31.734 lembar saham. Meski porsinya kecil, kontribusi Dony ikut memperkokoh posisi RANS sebagai salah satu grup hiburan terbesar di Indonesia.

Dony lahir di Tanjung Alam, Sumatera Barat, 26 September 1969. Ia menempuh pendidikan di Universitas Andalas sebelum pindah ke Universitas Padjadjaran dan lulus dari Hubungan Internasional (1994). Gelar MBA diperolehnya dari The Asian Institute of Management, Filipina, pada 2009.

Karier Dony dimulai dari bawah sebagai pegawai call center Bank Universal hingga menjadi kepala divisi personal banker. Ia kemudian bergabung di Bank Mega dan beralih ke industri aviasi saat CT Corp masuk ke Garuda Indonesia. Dari 2014–2019 ia menjabat Komisaris Garuda, lalu menjadi Wakil Direktur Utama pada 2020–2021.

Namanya kian moncer dan diperhitungkan saat dipercaya memimpin PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) pada 2021–2024, holding BUMN sektor pariwisata dan penerbangan. Pada periode kabinet Prabowo 2024–2029, ia dilantik sebagai Wakil Menteri BUMN, kemudian COO Danantara pada Februari 2025. Kini, dengan posisi barunya sebagai Plt Menteri BUMN, publik menaruh harapan pada langkah cepatnya dalam restrukturisasi perusahaan pelat merah.

Berdasarkan LHKPN 2024, Dony tercatat memiliki kekayaan Rp33,5 miliar. Asetnya terdiri dari tanah dan bangunan Rp19,8 miliar, kendaraan mewah Rp2,7 miliar, harta bergerak Rp840 juta, surat berharga Rp14,9 miliar, dan kas Rp10,6 miliar. Namun ia juga memiliki utang Rp15,5 miliar.

“Penunjukan ini bukti kepercayaan Presiden Prabowo. Tantangannya tentu berat, tapi saya yakin Dony mampu,” tukas seorang pengamat BUMN menanggapi.

Update berita: endang sumirah

Leave A Reply

Your email address will not be published.