Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Lansia Sakit dari Pulau Payung ke Puskesmas Pulau Tidung

0


KEPULAUAN SERIBU-TOPVIRAL- Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya bergerak cepat membantu seorang warga lanjut usia (lansia) yang mengalami gangguan kesehatan di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, Jumat (5/6/2026).

Lansia berinisial S (68) dievakuasi menggunakan Kapal Patroli VII-3004 menuju Puskesmas Pulau Tidung untuk mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa bermula sekitar pukul 11.10 WIB saat Tim Sambang Nusa Ditpolairud Polda Metro Jaya baru saja menyelesaikan kegiatan sambang di Pulau Payung. Tak lama kemudian, personel didatangi warga berinisial D (36) yang meminta bantuan untuk membawa S ke fasilitas kesehatan terdekat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kasubdit Patroli AKBP Helmi Bowo bersama Tim Sambang Nusa dan Komandan Kapal Patroli VII-3004 Aiptu Tasim beserta anak buah kapal (ABK) segera melakukan proses evakuasi.

S kemudian dibawa menggunakan Kapal Patroli VII-3004 menuju Puskesmas Pulau Tidung agar segera mendapatkan penanganan medis.

Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol Mustofa mengatakan respons cepat personel merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir dan kepulauan.

“Setiap laporan masyarakat harus segera direspons, apalagi menyangkut kondisi darurat dan keselamatan warga. Polairud hadir untuk memberikan bantuan cepat kepada masyarakat,” kata Mustofa.

Menurutnya, akses masyarakat kepulauan menuju fasilitas kesehatan tidak selalu mudah. Oleh karena itu, kapal patroli Polairud tidak hanya difungsikan untuk pengawasan dan menjaga keamanan perairan, tetapi juga dapat digunakan untuk misi kemanusiaan.

“Kapal patroli bukan hanya untuk pengawasan dan menjaga keamanan perairan. Dalam kondisi darurat, kapal patroli juga harus siap digunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” ujarnya.

Mustofa mengapresiasi kesigapan personel yang bergerak cepat membantu warga tersebut. Ia berharap kehadiran Polairud dapat terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pesisir dan kepulauan.

“Ini bentuk kehadiran Polri yang humanis. Kami ingin masyarakat pesisir dan kepulauan merasa aman, terlindungi, dan tidak sendiri ketika membutuhkan bantuan,” tuturnya.

Berdasarkan komunikasi dengan pihak medis, S diketahui merupakan pasien pascaoperasi batu ginjal yang mengalami sesak napas. Saat ini, yang bersangkutan masih menjalani penanganan medis di Puskesmas Pulau Tidung.

Mustofa juga mengimbau masyarakat agar segera menghubungi petugas terdekat apabila menghadapi kondisi darurat. Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 untuk mendapatkan bantuan kepolisian.

“Jika ada keadaan darurat atau membutuhkan bantuan kepolisian, segera hubungi petugas terdekat atau Call Center 110. Polri akan hadir untuk membantu masyarakat,” pungkasnya.

endang sumirah

Leave A Reply

Your email address will not be published.