Selama 2025, Pemkot Sukabumi Terima 477 Aduan Warga, Layanan Kesehatan Paling Banyak Dikeluhkan
Sukabumi,Topviral.id— Pemerintah Kota Sukabumi mencatat sebanyak 477 aduan dan aspirasi masyarakat masuk sepanjang tahun 2025 melalui berbagai kanal pengaduan resmi. Dari jumlah tersebut, pelayanan kesehatan menjadi sektor yang paling banyak disorot warga.
Data Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi mencatat, aduan masyarakat disampaikan melalui aplikasi SP4N-LAPOR sebanyak 157 laporan, media sosial 315 laporan, serta lima aduan melalui laman resmi Diskominfo.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kota Sukabumi, Tantan Sontani, mengatakan layanan kesehatan menjadi isu dominan dalam laporan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan RSUD Al-Mulk.
“RSUD Al-Mulk tercatat sebagai perangkat daerah dengan jumlah aduan terbanyak, yakni 25 laporan sepanjang 2025,” ujar Tantan, Kamis (15/1/2026).
Selain sektor kesehatan, keluhan warga juga banyak berkaitan dengan infrastruktur dan fasilitas publik, seperti kerusakan jalan, penerangan jalan umum, gorong-gorong, hingga kebencanaan. Isu ketertiban umum seperti penataan PKL, reklame, dan pengelolaan sampah turut menjadi perhatian masyarakat.
Diskominfo mencatat, Dinas PUTR menerima 22 aduan, Dishub 14 laporan, Disdukcapil 13 laporan, Satpol PP 11 laporan, Inspektorat lima aduan, Dinas Sosial empat laporan, serta DLH tiga laporan.
Menurut Tantan, tingginya jumlah pengaduan mencerminkan meningkatnya partisipasi publik dalam mengawasi kualitas pelayanan pemerintah. Ia memastikan setiap laporan yang masuk telah ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait.
“Seluruh laporan diproses sesuai mekanisme dan ditangani oleh SKPD yang berwenang,” ujarnya.
Diskominfo Kota Sukabumi mengimbau masyarakat untuk terus memanfaatkan kanal pengaduan resmi, khususnya SP4N-LAPOR, sebagai sarana menyampaikan aspirasi dan keluhan pelayanan publik.
Redaksi: Wahabsyah