Lapas Bekasi Kembangkan Budidaya 1.000 Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan
BEKASI-TOPVIRAL- apas Kelas IIA Bekasi terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui budidaya 1.000 ayam petelur.
Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan, tetapi juga mendukung upaya ketahanan pangan.
Kegiatan budidaya tersebut menjadi bagian dari strategi pembinaan yang berorientasi pada produktivitas. Warga binaan dilibatkan secara langsung dalam proses perawatan ayam, mulai dari pemberian pakan, pengelolaan kandang, hingga pemanenan telur.
Kepala Lapas Kelas IIA Bekasi, Dedy Cahyadi, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai bekal keterampilan praktis bagi warga binaan agar siap kembali ke masyarakat.
Selain itu, hasil produksi telur juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kebutuhan pangan di lingkungan lapas.
“Melalui program budidaya ayam petelur dan pembinaan kemandirian ini, kami berupaya menciptakan lingkungan pembinaan yang produktif serta membekali keterampilan bagi warga binaan untuk reintegrasi sosial ke masyarakat,” ujar Dedy, belum lama ini.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama. Warga binaan yang terlibat menunjukkan antusiasme tinggi karena mendapatkan pengalaman langsung dalam bidang peternakan.
Ke depan, Lapas Bekasi berencana mengembangkan program serupa dengan skala yang lebih besar dan variasi usaha lainnya.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga binaan setelah menjalani masa hukuman.
Dengan adanya program ini, Lapas Bekasi tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga menjadi pusat pelatihan keterampilan yang produktif dan berkelanjutan.