Retro dan Nasionalisme Bertemu di Tangsel BCRC Sukses Gelar “Ngumbar Pancasila”
TANGERANG SELATAN, 22 Juni 2025 — Ratusan penggemar otomotif dari berbagai penjuru Jakarta dan sekitarnya memadati Emerald Core Bintaro dalam acara bertajuk “Ngumbar Ngumpul Bareng Pancasila”. oleh Bintaro Classic Retro Community (BCRC), kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia bagi pecinta kendaraan lawas, tetapi juga ruang menghidupkan semangat kebangsaan lewat hobi otomotif.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, hadir langsung dan mengapresiasi kekompakan komunitas. Ia menilai, nilai-nilai Pancasila begitu nyata dalam keberagaman kendaraan dan latar belakang peserta yang menyatu dalam satu kegiatan.
“Pancasila menyatukan keberagaman, dan hari ini kita menyaksikannya dalam bentuk yang unik , mobil dan motor klasik yang merekatkan kebersamaan lintas generasi,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar pameran otomotif, acara ini juga menjadi wahana promosi produk lokal dan UMKM binaan warga sekitar. Pemerintah Kota Tangsel pun menyatakan kesiapan mendukung keberlanjutan kegiatan seperti ini sebagai bagian dari ekonomi kreatif daerah.
Ismet, panitia event, menjelaskan bahwa “Ngumbar” adalah bentuk adaptasi komunitas terhadap kebutuhan anggotanya.
“Banyak anggota yang tidak sempat ikut di waktu tertentu, jadi kami inisiatif membuat Ngumbar rutin. Yang ini edisi ketiga, dan dua bulan lagi akan ada ‘Ngumbar Merdeka’ di momen 17 Agustus,” katanya.
Menurut Egi, salah satu penggagas kegiatan, BCRC ingin membangun komunitas otomotif yang aktif sekaligus berdampak ekonomi.
“Komunitas kami tidak sekadar ngumpul, tapi juga ikut menghidupkan UMKM lokal. Ada tenant kopi, merchandise, sampai layanan otomotif yang tumbuh bersama acara,” ujar Egi.
Salah satu daya tarik acara ini adalah deretan mobil klasik langka seperti Toyota Celica, BMW E30, dan Volvo 740 yang tampil dalam formasi display. Tak hanya itu, pengunjung juga dimanjakan hiburan dari DJ, MC interaktif, serta pembagian door prize menarik seperti voucher maskapai dan layanan medical check-up.
Ketua komunitas Retroforia, Bengky, mengungkapkan rasa bangganya bisa ikut serta dalam agenda ini.
“Ini bukan sekadar mobil tua, tapi cerita hidup. Mulai dari masa sekolah, kuliah, sampai sekarang kami hidupkan kembali memori itu dalam bentuk kendaraan yang kami rawat,” jelasnya.
BCRC dan komunitas mitra lainnya kini tengah bersiap menghadirkan kontes kendaraan klasik pada Juli mendatang, sebagai bagian dari rangkaian acara berkelanjutan.
“Ngumbar Pancasila” berhasil membuktikan bahwa otomotif bisa menjadi medium membangun nasionalisme, solidaritas komunitas, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Dukungan kuat dari pemerintah dan pelaku usaha menjadikan event ini berpotensi tumbuh menjadi festival tahunan berskala lebih besar, bahkan lintas kota.