JAKARTA -TOPVIRAL- Seorang pelajar SMK berusia 16 tahun menjadi korban penganiayaan berat setelah diduga dijebak oleh pelaku yang mengaku sebagai penjual jaket melalui media sosial Facebook (FB)
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius setelah wajahnya disiram cairan yang diduga air keras dan punggungnya ditusuk menggunakan senjata tajam.
Korban diketahui bernama Rafli Putra Pamungkas (16), siswa kelas XI SMK Negeri 11 Bekasi yang tinggal di kawasan Harapan Jaya, Bekasi Utara. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RS Persahabatan, Jakarta Timur.
Kapolsek Duren Sawit, Kompol Sutikno, bersama personel piket fungsi melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi korban di RS Persahabatan pada Selasa (23/6/2026) dini hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban berniat membeli sebuah jaket yang diiklankan melalui Facebook.
Karena telepon genggam korban tidak memiliki paket data dan hanya dapat digunakan melalui jaringan WiFi di rumah, komunikasi dengan penjual dialihkan melalui temannya, Ibrahim Dwi Andyka (16).
Setelah terjadi kesepakatan terkait transaksi tersebut, korban menjemput saksi di kediamannya. Keduanya kemudian berangkat menuju lokasi pertemuan yang telah ditentukan di sekitar kawasan Malaka, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Sesampainya di lokasi, korban dan saksi didatangi tiga orang yang berboncengan menggunakan satu sepeda motor. Ketiga orang tersebut kemudian mengajak korban dan saksi berpindah ke kawasan Jalur Banjir Kanal Timur (BKT), tepatnya di seberang Jalan Madrasah, Kelurahan Duren Sawit.
Setibanya di lokasi yang relatif sepi, korban diduga langsung menjadi sasaran penganiayaan. Pelaku menyiramkan cairan yang diduga air keras ke bagian wajah korban, kemudian menusuk punggung kanan korban menggunakan senjata tajam.
Melihat kejadian tersebut, saksi berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju jalan raya sambil meminta bantuan warga sekitar. Kedatangan warga ke lokasi membuat para pelaku panik dan melarikan diri.
Korban kemudian dievakuasi oleh saksi bersama warga ke Puskesmas Duren Sawit untuk mendapatkan pertolongan pertama. Dari puskesmas, korban sempat disarankan untuk dirujuk ke RSKD Duren Sawit.
Namun korban lebih dahulu dibawa ke RS Ananda Bekasi sebelum akhirnya dijemput pihak keluarga dan dipindahkan ke RS Persahabatan Jakarta Timur guna mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Hingga kini, Polsek Duren Sawit masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku.
Polisi juga mendalami dugaan adanya modus penjebakan melalui transaksi jual beli online yang berujung pada tindak kekerasan terhadap korban.
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar lebih berhati-hati saat melakukan transaksi jual beli melalui media sosial.
Pertemuan dengan penjual maupun pembeli disarankan dilakukan di lokasi yang ramai, aman, dan mudah dijangkau guna menghindari potensi tindak kejahatan serupa.
Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian dan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap motif serta menangkap para pelaku yang terlibat.
update berita endang sumirah
