Patroli Gabungan Brimob dan Polres Jaktim Gagalkan Dugaan Tawuran, Lima Remaja Diamankan
JAKARTA -TOPVIRAL- Tim patroli gabungan Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Polres Metro Jakarta Timur menggagalkan dugaan aksi tawuran di kawasan Jalan Masjid Al-Ishlah, Kelurahan Susukan, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026) dini hari.
Dalam patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut, petugas mengamankan lima remaja beserta satu bilah celurit panjang dan satu unit sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk aksi tawuran.
Peristiwa bermula saat tim patroli menyisir sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Jakarta Timur.
Sekitar pukul 02.47 WIB, petugas mendapati sekelompok pemuda dengan gerak-gerik mencurigakan di kawasan permukiman Jalan Masjid Al-Ishlah.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan menemukan satu bilah celurit panjang yang disimpan di lokasi tersebut. Guna mencegah potensi bentrokan antar kelompok yang dapat mengganggu keamanan warga, petugas segera mengamankan para remaja tersebut.
Selanjutnya, kelima remaja bersama barang bukti dibawa dan diserahkan ke Polsek Ciracas untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan patroli gabungan akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif, terutama pada malam hingga dini hari.
Menurutnya, respons cepat personel di lapangan menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya aksi kekerasan jalanan yang melibatkan remaja.
“Patroli rutin dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran dan kriminalitas jalanan. Kami mengedepankan tindakan preventif agar situasi tetap aman dan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman,” ujar Henik.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak pada malam hari guna mencegah keterlibatan dalam aksi yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Selain itu, masyarakat yang menemukan potensi gangguan keamanan diminta segera menghubungi layanan kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.
update berita endang sumirah