Polda Metro Jaya Usut Dugaan Impor Kacang Tanah Ilegal demi Lindungi Petani dan Konsumen

JAKARTA -TOPVIRAL- Pengungkapan kasus dugaan impor kacang tanah ilegal oleh Polda Metro Jaya tidak hanya difokuskan pada aspek penegakan hukum pidana, tetapi juga ditujukan untuk menjaga stabilitas tata niaga pangan nasional. Langkah tegas ini diambil untuk melindungi hak-hak konsumen sekaligus menjaga keberlangsungan hidup para petani lokal dan pelaku usaha yang taat aturan.

​Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol. Dr. Victor Dean Mackbon menegaskan bahwa kepatuhan terhadap prosedur impor dan karantina merupakan fondasi utama dalam menjaga ekosistem perdagangan yang adil. Menurutnya, setiap komoditas pangan yang masuk ke Indonesia wajib melalui mekanisme pengawasan yang ketat.

​“Tujuannya bukan sekadar memastikan kepatuhan aturan. Ada hak konsumen yang harus dilindungi dan ekosistem perdagangan yang perlu dijaga agar tetap sehat,” tegas Victor.

​Ia memaparkan bahwa masuknya komoditas pangan ilegal secara langsung memicu persaingan usaha yang tidak sehat. Para pelaku usaha legal yang telah memenuhi kewajiban perizinan, prosedur karantina, dan perpajakan menjadi pihak yang paling dirugikan. Selain itu, maraknya produk impor ilegal berpotensi menekan harga jual di tingkat petani dalam negeri yang menggantungkan mata pencaharian mereka dari hasil panen lokal.

​Sejalan dengan hal tersebut, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan bahwa tindakan penegakan hukum ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keseimbangan seluruh rantai ekonomi pangan.

​“Ada masyarakat yang membutuhkan pangan aman, ada petani yang menggantungkan hidup dari hasil panen, dan ada pelaku usaha yang taat aturan. Mata rantai inilah yang harus kita jaga bersama,” tutur Budi.

​Melalui penanganan kasus ini, Polda Metro Jaya mengimbau seluruh pelaku usaha untuk senantiasa mematuhi regulasi impor, karantina, dan perdagangan yang berlaku. Kepatuhan para pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci utama dalam menjamin ketersediaan pangan yang aman bagi masyarakat, menciptakan iklim usaha yang fair, serta melindungi kesejahteraan petani lokal.

update berita endang sumirah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *