LP3ES Luncurkan Buku “Orde yang Tidak Pernah Pergi”, Soroti Arah Demokrasi Indonesia

0

JAKARTA — Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) meluncurkan buku “Orde yang Tidak Pernah Pergi: Refleksi Demokrasi 2025, Outlook 2026” dalam diskusi publik yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Minggu, 8 Maret 2026. Kegiatan ini menghadirkan para penulis buku serta akademisi sebagai penanggap untuk membahas kondisi dan arah demokrasi Indonesia ke depan.

Direktur LP3ES Fahmi Wibawa mengatakan buku tersebut merupakan edisi ketujuh dari seri refleksi demokrasi tahunan LP3ES yang mulai diterbitkan sejak 2020. Menurutnya, berbagai indikator dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan adanya kecenderungan penurunan kualitas demokrasi di Indonesia, termasuk menguatnya kembali praktik kekuasaan yang dinilai memiliki kemiripan dengan pola lama.

Direktur Media dan Demokrasi LP3ES Wijayanto menambahkan bahwa kemunduran demokrasi sering kali tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui proses normalisasi yang berlangsung perlahan. Ia menilai struktur politik saat ini masih menunjukkan pengaruh kuat oligarki, sementara warisan praktik kekuasaan masa lalu tetap memengaruhi dinamika politik kontemporer.

Dalam diskusi tersebut, sejumlah akademisi juga memberikan pandangan mengenai berbagai tantangan demokrasi, mulai dari menguatnya militerisme, penyempitan ruang sipil, hingga berkembangnya dinasti politik di tingkat daerah. Selain itu, isu krisis iklim, kerusakan lingkungan akibat pembangunan, serta tantangan ekonomi nasional juga menjadi bagian dari analisis dalam buku tersebut.

LP3ES berharap melalui penerbitan buku “Orde yang Tidak Pernah Pergi: Refleksi Demokrasi 2025, Outlook 2026” dapat mendorong diskursus publik yang lebih kritis mengenai masa depan demokrasi Indonesia. Kajian ini juga diharapkan menjadi kontribusi pemikiran bagi penguatan kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, serta pembangunan yang lebih demokratis dan berkelanjutan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.