Kuliah Umum di UMSU, Kapolri Tegaskan Mahasiswa Adalah Calon Pemimpin Indonesia Emas 2045

​MEDAN– JOURNALREPORTASE – Masa depan Indonesia pada 2045 tidak hanya ditentukan oleh kebijakan hari ini, tetapi juga oleh kualitas generasi muda yang saat ini tengah menempuh pendidikan. Pesan strategis tersebut menjadi benang merah dalam kuliah umum yang disampaikan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dalam acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UMSU 2026, Senin (28/9/2026).

​Di hadapan 6.027 mahasiswa baru UMSU dari berbagai disiplin ilmu, Kapolri menekankan pentingnya persiapan diri sejak dini agar mampu membaca perubahan, beradaptasi dengan tantangan, serta memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara. Acara yang dimulai pukul 10.27 WIB ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan UMSU, PP Muhammadiyah, pemerintah daerah, Forkopimda Sumatera Utara, serta unsur pimpinan Polri.

​Dalam paparannya, Jenderal Listyo Sigit menyoroti potensi besar bonus demografi Indonesia yang diproyeksikan terjadi pada periode 2030–2035 dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 290,1 juta jiwa. Menurutnya, momentum emas ini harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pendidikan, keterampil teknis, penciptaan lapangan kerja, dan penguasaan teknologi.

​”Tahun 2045 merupakan panggung pembuktian bagi kalian dalam memimpin Indonesia,” ujar Kapolri tegas saat menyampaikan materi kuliah umum.

​Ia menambahkan bahwa penguasaan akademik saja tidak cukup. Generasi muda dituntut untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat, memiliki karakter dan integritas tinggi, memanfaatkan teknologi secara bijak, serta berani mengambil peran kepemimpinan yang menjaga persatuan bangsa di atas perbedaan.

​Secara konkret, mahasiswa diharapkan dapat merealisasikan peran tersebut baik di dalam maupun di luar kampus. Di lingkungan akademis, mahasiswa didorong untuk mengoptimalkan Tridarma Perguruan Tinggi, menjaga ketertiban, dan membangun budaya belajar yang sehat. Sementara di tengah masyarakat, mereka diharapkan hadir sebagai agen perubahan, pelopor keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta perekat persatuan nasional.

​Tantangan ini dinilai kian krusial di tengah dinamika global yang melaju cepat, seperti perubahan geopolitik, tekanan ekonomi, krisis iklim, hingga pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence). Situasi tersebut membutuhkan sosok pemimpin masa depan yang adaptif, inovatif, dan kolaboratif.

​Melalui momentum PKKMB 2026 ini, UMSU diharapkan tidak sekadar menjadi tempat menimba ilmu, melainkan menjadi kawah candradimuka dalam mencetak generasi tangguh yang siap membawa Indonesia menuju kejayaan pada 2045.

update berita endang sumirah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *