Polisi Bergerak Cepat, Pelaku Pembacokan di Cengkareng Ditangkap Kurang dari 12 Jam
JAKARTA- TOPVIRAL- Aparat dari Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Barat bergerak cepat mengungkap kasus pembacokan yang menewaskan seorang pegawai toko roti di kawasan Cengkareng.
Terduga pelaku berinisial RS berhasil ditangkap pada Senin (4/5/2026) malam.
Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Pedongkelan Belakang, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, sekitar pukul 13.40 WIB.
Korban meninggal dunia setelah mengalami luka bacok di bagian dada kiri.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan, pengungkapan kasus bermula dari laporan warga terkait adanya pembacokan di lokasi kejadian.
“Benar, terduga pelaku pembacokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Cengkareng sudah diamankan. Pelaku ditangkap oleh tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres Metro Jakarta Barat,” ujar Budi, Selasa (5/5/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, insiden bermula dari cekcok antara korban dan pelaku di sekitar lokasi. Perselisihan diduga dipicu persoalan di jalan, setelah sepeda motor pelaku nyaris menabrak kendaraan korban.
Cekcok tersebut kemudian berujung kekerasan. Pelaku diduga membacok korban menggunakan senjata tajam jenis celurit hingga korban tersungkur di tempat kejadian perkara. “Korban mengalami luka pada bagian dada kiri. Setelah kejadian, pelaku melarikan diri,” kata Budi.
Polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dari hasil penyelidikan tersebut, identitas pelaku berhasil dikantongi dan keberadaannya dilacak.
Kurang dari 12 jam setelah kejadian, tepatnya sekitar pukul 22.00 WIB, pelaku RS berhasil ditangkap di wilayah Kabupaten Bogor. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit sepeda motor Honda Mio warna putih biru, sebilah celurit, helm, pakaian yang digunakan saat kejadian, serta rekaman CCTV.
Saat ini, penyidik masih mendalami kasus tersebut, termasuk melengkapi administrasi penyidikan, memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Proses hukum terhadap terduga pelaku akan dilakukan secara profesional dan proporsional,” tutupnya.