SUKABUMI-TOPVIRAL- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan pesan mendalam bagi generasi muda saat menghadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) 2026 di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).
Di hadapan ribuan peserta, Kapolri menekankan pentingnya penguatan karakter sebagai benteng menghadapi ancaman kejahatan modern sekaligus fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam amanatnya, Kapolri menyoroti maraknya ancaman sosial yang menargetkan usia produktif di ruang digital maupun dunia nyata. Ia mengimbau para pelajar dan anggota Pramuka untuk membentengi diri serta aktif memfilter pengaruh buruk lingkungan.
Benteng Generasi Muda dari Ancaman Sosial
Judi Daring & Narkoba: Menjauhi bahaya kecanduan finansial dan keruskaan saraf yang berawal dari buaian judi online serta zat terlarang.
Tawuran & Geng Motor: Meninggalkan budaya kekerasan jalanan dan kebiasaan berkumpul yang mengarah pada tindakan kriminalitas.
Kejahatan Siber & Paham Negatif: Bijak bermedia sosial agar tidak mudah terpengaruh provokasi, narasi radikal, berita bohong (hoax), maupun paham yang memecah belah bangsa.
Mengenang masa lalunya, Listyo Sigit mengungkapkan bahwa dirinya juga merupakan anggota Pramuka sejak tingkat Siaga di SD hingga SMA.
Menurutnya, nilai Dasadarma dan Trisatya adalah modal kuat untuk menjaga keutuhan bangsa, membentuk kedisiplinan, serta mengasah kepedulian sosial.
Selain itu, Kapolri menegaskan pentingnya mengamalkan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada PUI atas konsistensinya menjaga semangat Islam wasathiyah sejak sebelum kemerdekaan, serta menyatakan dukungannya terhadap usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional bagi tokoh pendiri PUI.
Menghadapi Bonus Demografi & Pelopor Gerakan ASRI
Menghadapi bonus demografi, Kapolri mengingatkan bahwa besarnya jumlah penduduk usia produktif harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Selain mendorong pemanfaatan fasilitas pendidikan pemerintah dan Polri—seperti SMA Kemala Taruna Bhayangkara—ia juga mengapresiasi kontribusi nyata Pramuka dalam aksi kemanusiaan, penanggulangan bencana, hingga pengamanan arus mudik.
“Saya salut karena pada saat yang lain libur, kalian semua adik-adik Pramuka justru hadir di tengah-tengah masyarakat untuk ikut melayani masyarakat. Ini adalah semangat yang luar biasa,” tegasnya.
Kapolri mendorong anggota Pramuka menjadi pelopor Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) melalui tindakan nyata menjaga kebersihan dan merawat lingkungan.
Menutup sambutannya, Listyo Sigit menegaskan bahwa Polri siap menjadi sahabat tempat berkonsultasi dan berkarya bagi generasi muda dalam meraih cita-cita mereka.
